Sabtu, 12 Desember 2009

ASal KaMu TAHu SAyaNg

Posted by MOVAZ On 01:22 No comments



Hidup datang dan menggenggam, kita hadir bernyanyi siul, karena mentari selalu berharap terbit keemasan di ufuk timur.
Memanja dalam bugil, riak anak anak membumbui empang di kampung halaman
Menerkam kehausan, mencuri nyiur, dikejar pak kebun tapi menyenangkan.
Bertengkar kecil-kecilan, lalu pulang dengan cengingisan

Anak udik berlibur ke pasar, menitih seruak, orang-orang tertawa berjualan
Ibu menggendong adik, dan kakaknya dibiarkan selonongan.
Ada orang gila diejek-ejek anak-anak sampai tapal desa
Saat senja, semua berkumpul dan mendendangkan rembulan.



Burung kontol pulang dari perburuan, ribuan melintasi langit muram.
Kelelawar berburu malam, dalam kepekatan dan kepekaan.
Gadis manis memakai kerudung berangkat ngaji.
Anak anak lelaki berjumpalitan memakai sarung
layang-layang baru dipanjer sampai pagi

Ada ibu memasukkan dagangan.
Bapak-bapak berangkat pengajian di kampung sebelah.
Dunia dipenuhi rahasia malam
Dan waktu menggempur kepurbaan.

Padi-padi dijual untuk beli televisi.
Langit-langit menjelma menara pencakar.
Dan pasar tersudut di tepian zaman.
Makhluk-makhluk uzur dan kumal menjarahi kota.
Ada ibu terkejut menjumpai anaknya hilang di malam hari.

Dan terjerambat siang esoknya di kubangan.
Jaman diprotoli oleh keinginan menggebu
Sementara compang-camping kakek mengubur sendiri tubuh rentanya
Anak muda menunggu berjam-jam tiket di twenty one.
Box warnet dipenuhi bau bacin 'pejoh'.
Betapa malangnya beberapa yang salah dilahirkan.

Diperut manakah keberuntungan???




0 komentar: