Senin, 22 Februari 2010

AIDONNOW #99

Posted by MOVAZ On 10:39


kata kata menyembur bak naga
kesaktian mandraguna cuma dongeng di komik-komik lama
seperti putri yang dijemput pangeran, ternyata hanya bualan cerita pengantar tidur

di kalbu ku hanya bergelayut kerinduan purba
engkau datang lalu pergi meninggalkanku lakon
seperti kisah-kisah silam tentang terbakarnya Sinta di depan Rama
tangisan serak ini sering menggaung bagai serigala di bukit tengkorak

cinta bak sungai kata-kata yang mengasingkan
dan tersimpan di kedalaman desir angin
"senyaris tanpa suara dan kata-kata"

KALI CODE IN LOVE N PEACE

Posted by MOVAZ On 08:33

 
  
  

 
  
  
  
  
  
  
 



Senin, 08 Februari 2010

PEJANTAN TANGGUH

Posted by MOVAZ On 23:17

Keyword : Laki-laki, Jantan, Komersil, Sejati
Sore, kangen naik gunung lagi, sejak  pendakian terakhir, 12 Desember  2008, di Gunung Merapi, mengantar teman mapala Unsyah Acheh, Hanum dan satu cewek lainnya, itu pun berangkat jam sebelas-an malam, demi mengejar sunrise di Pasarbubrah (salah satu daerah di pyncakan Merapi) , cuma sebentar,  pulang sore esoknya lewat jalur utara, benar-benar ingin sekali lagi naik gunung lagi, atau bila ada waktu senggang banyak,  berharap sebulan sekali naik gunung.

Dulu untuk pertama kalinya naik gunung, tepatnya 16 September 2003, rasanya seperti masuk ke suatu dunia lain, berharap kelak bila masuk MAPALA akan belajar menjadi laki-laki sesungguhnya, setidaknya saya ingin memilih dengan pilihan yang lebih maskulin, kata MASKULIN atau JANTAN telah membius saya, tapi nyatanya hingga saat ini, saya selalu meragukan apakah saya pantas menjadi laki-laki? Karena saya memang sulit memahami apa artinya JANTAN? Seperti pula apakah bedanya dengan BETINA?


Jumat, 05 Februari 2010

pagi satu

Posted by MOVAZ On 15:00

pagi bergelayut semacam upacara kematian yang sayup
tanah yang basah oleh embun tersapu samar hangat mentari
ada burung menguap di jajara ranting yang baru keluar dari sarang
dan redup langit berlahan  menguning kelak selaksa emas

dan orang-orang yang onar telah membelah senyap
berubah menjadi serentet seruak yang memekak
setelah tertidur lalu bangun berteriak, berburu dengan pagi mengejar harapan

setelah mati lalu mereka hidup kenbali
tapi sayang telah datang suatu masa
di mana yang hidup seperti daging bangkai
dan setelah itu serupa seonggok daging sedang terserabut busuk.

kotagede

Senin, 01 Februari 2010

TENGYU MADAM...

Posted by MOVAZ On 00:17

jangan mengejar ku, biarkan aku saja yang mengejar mu, karena aku tak suka dikejar-kejar, jangan cengeng, air mata kita tak harus luruh hanya karena rasa kerontang pada dunia, cerita nenek moyang kita mendaras panjang pada sayatan-sayatan darah yang telah digores, kalau kau memang bukan milikku, maka mungkin aku tak mengjar mu seperti saat ini

berlarilah sekencangnya, seperti serigala keranjingan babi rusa!, ketika ku semakin sulit menangkapmu, karena itu cinta menyepuh, merekah seperti roti, aku akan jaga selalu sarapan pagi ku hari ini, tentu saja hanya ingin bersamamu, sepertinya memang kita masih saling mencintai, walau aku dan kamu sama-sama melukai