Jumat, 27 Mei 2011

Just Question

Posted by MOVAZ On 03:43 5 comments

SAYA MENCOBA MEMAHAMI:

APAKAH KEBAIKAN ORANG-ORANG NON MUSLIM TIDAK ADA ARTINYA BAGI TUHAN
ATAU APAKAH SEMUA ORANG-ORANG NON MUSLIM PASTI TIDAK AKAN MENYENTUH SURGA.

BERTANYA PADA MEREKA YANG BERFIKIR

5 komentar:

Saya memahaminya demikian:

I am an architect.

Di perusahaan tempat saya bekerja ada banyak arsitek dengan langgam desain masing-masing.

Tapi saya tidak merasa perlu untuk tahu apakah teman saya sesama arsitek yang desainnya "aneh" menurut saya, menerima gaji dan bonus yang sama besar.
Itu bukan urusan dan hak saya untuk tahu.

Kalaupun saya tanya ke bagian HRD, mereka pasti tidak akan mau memberitahu, alih2 menuduh saya tidak percaya diri, sehingga kudu melirik pencapaian orang lain.

In fact, yang saya selalu lakukan adalah membiarkan teman saya si arsitek aneh itu menjadi dirinya sendiri, percaya gajinya juga gede seperti saya, melakukan eksplorasi desain bersamanya untuk memperoleh karya desain yang inovatif bagi perusahaan kami.

juga tidak penting bagi saya yang kristen ini untuk tahu apakah orang lain {bahkan sesama kristen} akan masuk surga atau tidak. Karena itu tidak ada pengaruhnya dengan hubungan pribadi saya dengan Tuhan. Tidak menjadi "amal" juga yang terpenting: tidak membuat Tuhan lebih 'hebat' atau 'kurang hebat'.

kayaknya gitu :)

Bagi saya keimanan adalah hakiki pribadi yang tak bisa disentuh orang lain. Apa yang dilakukan orang lain dengan keimanannya itu urusan mereka. Lu Lu Gue Gue, kedengaran kasar tapi itu yang berlaku buat saya dalam hal ini.

yup, saya setuju banget dengan pendapat paulus. karena iman adalah urusan kita pribadi dgn Tuhan dan ndak boleh menghakimi org lain msk surga ato tdk hanya krn agama berbeda.

bagi saya agama itu hubungan kita, secara pribadi dengan Tuhan, bagaimanpun caranya, termasuk juga bagaimana cara mereka berhubungan dengan Tuhannyaimanpun caranya, termasuk juga bagaimana cara mereka berhubungan dengan Tuhannya

I am not the most religious person but,
buat saya, keimanan berbeda dengan agama. kita pilih agama sesuai yang kita imani. agama cuma jalan mencapai tujuan.
tujuan kita sama, kedamaian, cinta, dan Tuhan.